Comparison Study on PVP System in Japan

Comparison Study on PVP System in Japan

Dalam rangka meningkatkan pelayanan sistem Perlindungan Varietas Tanaman di Indonesia agar lebih efektif dan efisien, Kepala Pusat PVTPP dan Kepala Subbidang Pengujian PVT menghadiri kegiatan Comparison Study on PVP System, Implementation of DUS Testing and Seed Industry on Food Crops atas undangan dari Japan Association for Techno-Innovation in Agriculture, Forestry and Fisheries (JATAFF) yang mewakili Ministry of Agriculture, Forestry and Fisheries Jepang pada tanggal 26 s.d. 30 Oktober 2015. Beberapa fasilitas yang dikunjungi antara lain the National Center for Seeds and Seedling (NCSS), Potato Research Laboratory yang berada di Provinsi Nagasaki serta lahan pertanian di Provinsi Hokkaido.

Selain merupakan pusat riset di bidang perbenihan, NCSS juga bertanggung jawab dalam Pengujian BUSS dan juga penyidikan jika terjadi pelanggaran dalam implementasi Hak PVT. Adapun Potato Research Laboratory merupakan pusat riset untuk memproduksi benih komoditas tanaman pangan, khususnya kentang. Selain itu untuk lebih mengetahui tentang implementasi PVT di Jepang, dilakukan studi ke petani yang berada di lahan pertanian di wilayah Obihiro, Hokkaido.

Comparison Study on PVP System in Japan

Beberapa hal yang dapat dipelajari dalam rangka penguatan sistem PVT di Indonesia diantaranya adalah :

  • Peraturan perundangan yang kuat di bidang PVT (dalam hal ini Indonesia telah melaksanakan UU No.29 Tahun 2000 tentang Perlindungan Varietas Tanaman turunan peraturan pelaksanaannya).
  • Mengoptimalkan fasilitas pengujian PVT agar memenuhi standar internasional (terakreditasi).
  • Meningkatkan kapasitas pejabat fungsional Pemeriksa PVT dan PPNS bidang PVT