Penandatanganan Naskah Kerjasama Pusat PVTPP Dan Provinsi Kalimantan Barat Dalam Rangka Percepatan Pendaftaran Varietas Tanaman

MOU Pontianak

PRESS RELEASE

Pontianak – Erizal Jamal, Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (Pusat PVTPP) Kementerian Pertanian menandatangani Naskah Kerjasama dengan Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Barat, H. Hazairin dalam rangka percepatan pendaftaran varietas tanaman lokal di Provinsi Kalimantan Barat bertempat di Hotel Orchadz, Pontianak Kalimantan Barat, Selasa (7/3/2017) pada kegiatan Sosialisasi Pendaftaran Varietas Tanaman Regional Kalimantan dari tanggal 7-9 Maret 2017.

 

Penandatangan naskah kerjasama ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Pertanian kepada Bupati/Walikota/Gubernur se-Indonesia untuk segera mendaftarkan varietas lokal dari daerah masing-masing yang bertujuan penyelamatan plasma nutfah Indonesia agar terjaga kelestariannya.

Ruang lingkup kerjasama tersebut  mengakomodir kerjasama Pusat PVTPP dan instansi terkait untuk kegiatan indentifikasi dan inventarisasi varietas lokal di Provinsi Kalimantan Barat sehingga dapat segera didaftarkan ke Pusat PVTPP. Pendaftaran varietas tanaman merupakan proses pendaftraran varietas lokal dan hasil pemuliaan untuk semua spesies tanaman yang merupakan amanat dari UU No. 29 Tahun 2000 tentang Perlindungan Varietas Tanaman. Manfaat dari pendaftaran varietas tanaman antara lain untuk memperjelas hubungan hukum antara varietas yang bersangkutan dengan pemiliknya hingga jelas kepemilikannya, mendapatkan pembagian keuntungan  apabila digunakan sebagai tetua untuk menghasilkan varietas baru yang mendapatkan hak PVT, pengumpulan data varietas tanaman di Indonesia.

Provinsi Kalimantan Barat terpilih menjadi yang Provinsi pertama yang melakukan kerjasama percepatan pendaftaran varietas tanaman dengan Pusat PVTPP. Di waktu yang akan mendatang, diharapkan akan ada Provinsi lainnya yang akan dijajaki kerjasama percepatan pendaftaran varietas tanaman di tahun 2017. Sehingga pada nantinya semua plasma nutfah di Indonesia akan terdaftar dan terjaga kelestariannya. Pada kesempatan tersebut, Erizal juga menyerahkan Tanda Daftar Varietas Lokal kepada Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ketapang untuk varietas Padi Agro Pawan