PENINGKATAN PENGAWASAN DALAM RANGKA PENEGAKAN HUKUM BIDANG PERBENIHAN TANAMAN

BeautyPlus_20170726080508_save

PRESS RELEASE 

Surabaya – Pengelolaan perlindungan varietas tanaman dan pendaftaran varietas tanaman dimaksudkan untuk melindungi pemegang Hak PVT atas varietas yang dilindungi, terjaganya mutu dan kualitas benih yang beredar di masyarakat, dan menjamin kelestarian plasma nutfah sebagai aset nasional yang merupakan materi genetik dalam melakukan perakitan atau pemuliaan tanaman guna menghasilkan varietas unggul.

Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, fungsi pengawasan sangat diperlukan. Untuk mengoptimalkan fungsi pengawasan ini, maka upaya koordinasi dan peningkatan pegetahuan dalam rangka harmonisasi pemahaman tentang ketentuan peraturan perundang-undangan khususnya bidang perbenihan tanaman mutlak dibutuhkan.

Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (Pusat PVTPP) sebagai institusi yang mempunyai tugas melakukan pengelolaan perlindungan dan pendaftaran varietas tanaman serta pelayanan perizinan dan rekomendasi teknis pertanian melakukan upaya tersebut dengan melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion di Hotel Best Western Papilio Surabaya pada Selasa hingga Kamis (25-27/07/2017) yang dihadiri oleh para Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dari 19 provinsi, asosiasi benih, dan perusahaan benih di wilayah Jawa Timur dengan pembicara antara lain Kepala Pusat PVTPP, Kepala Biro Hukum, Ir. Suharyanto, S.H. (Tenaga Ahli Hukum Kementerian Pertanian), Ir. Darlina Yuni Astuti (PPNS pada UPTD BPSBTPH Jawa Timur), dan Direktur Reskrimsus Polda Jawa Timur.

Melalui kegiatan ini, diharapkan akan terjalin koordinasi yang lebih komprehensif antar-PPNS dan meningkatnya pengetahuan dan pemahaman terhadap peraturan perundang-undangan bidang perbenihan tanaman sehingga tugas pengawasan yang diembannya dapat berjalan lebih optimal. Selain itu, sebagai tindak lanjutnya, dapat dirumuskan upaya yang diperlukan dalam penegakan hukum bidang perbenihan tanaman.