PUSAT PVTPP LATIH PETUGAS PENDESKRIPSI VARIETAS TANAMAN

WhatsApp Image 2017-10-25 at 10.34.56

Lembang, 23 Oktober 2017. Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian Kementerian Pertanian menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kompetensi Petugas Pendeskripsi Varietas Tanaman pada tanggal 23-27 Oktober 2017 bertempat di Balai Besar Pelatihan Pertanian dan Stasiun Pengujian BUSS Lembang. Pelatihan diikuti oleh petugas dari 33 BPTP di Indonesia.

Pelatihan dibuka oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian Ir. Hari Priyono, M.Si. Dalam sambutannya Hari Priyono menyampaikan bahwa mengingat Indonesia mempunyai plasma nutfah yang sangat melimpah sehingga harus dikelola dengan baik. Plasma nutfah tersebut merupakan bahan dasar dalam perakitan varietas unggul. Pengembangan industri perbenihan dalam negeri sangat dipengaruhi oleh ketersediaan varietas unggul. Terlebih lagi varietas yang mempunyai keunggulan sifat ketahanan pada lahan tropik mempunyai peluang pasar yang sangat besar.

rsz_dsc_5447_3Kepala Pusat PVTPP, Prof (R) Dr.Ir. Erizal Jamal menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal untuk membekali daerah dalam melakukan karakterisasi morfologi varietas dalam rangka pendaftaran varietas. Pada tahap awal ini baru petugas dari BPTP yang dilatih, tahun berikutnya akan dilakukan pelatihan bagi petugas dari BPSB. Kedepan diharapkan petugas di daerah semakin kompeten dalam melakukan karakterisasi dan menyusun deskripsi varietas tanaman. Hal lain yang tidak kalah penting adalah peran Komisi Daerah Sumber Daya Genetik yang diharapkan mampu memfasilitasi inventarisasi varietas lokal yang ada di wilayahnya sehingga peta jalan/road map varietas local hingga pengembangan varietas dapat dibangun. Dalam pelatihan ini petugas akan dibekali materi tentang pengelolaan sumber daya genetic, SDG dan upaya pelestariannya melalui pengembangan varietas lokal, pengenalan karakteristik tanaman dan cara pengamatannya, penyusunan deskripsi varietas tanaman, prinsip dasar fotografi serta praktek lapangan karakterisisasi tanaman dan cara pengambilan foto. Diharapkan sekembalinya dari pelatihan ini petugas mampu untuk melakukan karakterisasi morfologi varietas tanaman dan mampu menumbuhkan kesadaran kepedulian (sense of belonging) atas varietas lokal yang ada di wilayahnya.