Yang Pertama, Pendaftaran Varietas Lokal Lintas Provinsi

Rumput Gajah Hw Nusantar (1)

Pada  hari ini (24/01/2018), Pusat PVTPP melakukan koordinasi Penerbitan Tanda Daftar Varietas Lokal dan Varietas Lokal Nasional (Lintas Provinsi) untuk rumput gajah dan rumput raja dengan mengundang pihak-pihak yang terkait antara lain dari Balai Pembibitan Ternak Unggul Hijauan Pakan Ternak (BPTU HPT) Sembawa, Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor, Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Banyumas, Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul (BBPTU) Baturraden, dan Balai Penelitian Ternak (Balitnak) Ciawi.

Berawal dari analisis permohonan hak PVT komoditas rumput gajah, maka Pusat PVTPP membentuk tim dan memulai kegiatan eksplorasi, inventarisasi serta identifikasi rumput gajah di tiga propinsi yaitu yaitu BBPTU Baturraden, Balitnak Ciawi, dan (BPTU HPT) Sembawa. Menindakjlanjuti hal tersebut, dilaksanakan kegiatan eksplorasi tersebut ditemukan ditemukan rumput gajah cv. Thailand yang diberi nama Gajah Manggala di Banyumas, rumput gajah cv. Taiwan yang diberi nama Ciawi Dua di Bogor, dan rumput gajah mini yang diberi nama Odot Sembawa di Banyuasin.

Sementara itu, rumput gajah kultivar (cv.) Afrika yang ditemukan di Banyuasin, Bogor, dan Banyumas, diketahui ternyata memiliki kesamaan morfologis, demikian juga dengan rumput raja King Grass (Banyuasin dan Banyumas), serta rumput gajah cv. Hawaii (Bogor dan Banyumas). Hal ini berarti bahwa ketiganya merupakan varietas lokal yang sebaran geografisnya meliputi lintas provinsi.

Sehubungan dengan temuan tersebut, sesuai dengan Pasal 7 Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2004, maka Pusat PVTPP akan mendaftarkan varietas lokal rumput gajah dan varietas rumput raja di atas mewakili Negara. Berdasarkan koordinasi ketiga instansi yang terlibat disepakati penamaan Rumput Gajah Afrika dengan nama varietas Rumput Gajah Af Nusantara, Rumput Gajah Hawaii dengan nama varietas Rumput Gajah Hw Nusantara dan Rumput Raja King Grass dengan nama varietas Rumput Raja Nusantara.

Pendaftaran varietas lokal lintas provinsi ini adalah yang pertama kali dilakukan oleh Pusat PVTPP sepanjang sejarah pendaftaran varietas lokal dan diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya bangsa Indonesia dalam menjaga dan melestarikan kekayaan plasma nutfahnya.