Admin

KEMENTAN LUNCURKAN LAYANAN PUBLIK PRIMA MELALUI PADU SATU

Sejalan dengan kebijakan Percepatan Pelaksanaan Berusaha yang dicanangkan pemerintah melalui Perpres No. 91 Tahun 2017, Kementerian Pertanian melakukan pembenahan dalam Layanan Publik yang ada. Hal itu ditandai dengan launching Unit Pelayanan Terpadu Satu Pintu atau Padu Satu Kementerian Pertanian, yang dilakukan Menteri Pertanian yang didampingi Eselon 1 dan 2 lingkup Kementerian Pertanian pada tanggal 15 Mei 2018, di Lantai Dasar Gedung B Komplek Kantor Pusat Kementan Ragunan. Padu Satu diataranya

PRA SOFT LAUNCHING PADU-SATU

Untuk memberikan pelayanan publik yang ideal dan memberikan layanan yang berorientasi pada pelayanan PRIMA serta memberikan kemudahan akses, Kementerian Pertanian fokus memberikan layanan satu pintu kepada masyarakat. Kementerian Pertanian melalui Pusat PVTPP bekerja sama dengan Unit Eselon I lingkup Kementan serta Biro Umum dan Pengadaan Kementan dan Pusdatin Kementan membangun Unit Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Padu-Satu) Kementerian Pertanian. Pra Soft Launching Padu-Satu telah dilaksanakan uji cobanya pada hari ini, Senin,

SEMANGAT PERSIAPAN PELAKSANAAN ONLINE SINGLE SUBMISSION (OSS)

Dalam rangka menindak lanjuti Peraturan Presiden Nomor 91 Tahun 2017 tentang Percepatan Pelaksanaan Berusaha, dan persiapan pelaksanaan OSS secara nasional, Pusat PVTPP melaksanakan koordinasi dan optimalisasi pelayanan perizinan tanggal 2 Mei 2018 di Depok dan dihadiri kurang lebih 50 peserta perwakilan dari eselon 1 yang mempunyai fungsi pelayanan perizinan lingkup Kementan. Agenda pada rapat koordinasi tersebut persiapan aplikasi OSS yang akan dibangun oleh Kemenko Perekonomian Kementan diminta untuk segera menyampaikan

UJI COBA INTEGRASI ONLINE PENDAFTARAN VARIETAS HORTIKULTURA.

Dalam rangka mendukung pelayanan publik secara online, Pusat PVTPP melaksanakan uji coba integrasi pendaftaran varietas hortikultura secara online. Rapat dihadiri anggota Tim Penilai dan Pendaftaran Varietas Hortikuktura (TP2VH), Sekretariat TP2VH, perwakilan dari Balitsa, Balithi, PT East West Seed Indonesia, PT Winon Internasional, konsultan program, pejabat dan staf Bidang Pendaftaran Varietas Tanaman. Agenda rapat adalah melakukan sinkronisasi antara pemohon, Pusat PVTPP dan Ditjen Hortikultura terhadap prosedur pendaftaran varietas hortikuktura untuk implementasi

PENYEMPURNAAN PEMANTAUAN DAN EVALUASI PVT

Salah satu kewajiban dari pemegang Hak PVT adalah melaksanakannya haknya di Indonesia. Maka tahapan monitoring dan evaluasi merupakan titik penting untuk memastikan pemegang Hak PVT menjalan hak dan kewajibannya dengan baik. Untuk meningkatkan monev, dilaksanakan pembahasan revisi Pedoman Umum Pemantauan dan Evaluasi tanggal 2 Mei 2018 dengan peserta yang hadir Prof.Budi Marwot, Ketua Komisi PVT dan Dr.Neni Rostini mewakili anggota Komisi PVT. Selain itu juga dihadiri oleh fungsional pemeriksa PVT,pranata