15 Orang Pemenang Meraih Penghargaan Anugerah Hak Kekayaan Intelektual Luar Biasa 2014

15 Orang Pemenang Meraih Penghargaan Anugerah Hak Kekayaan Intelektual Luar Biasa 2014

Hak Kekayaan Intelektual (Intellectual Property Rights) adalah hak ekslusif yang diberikan Negara kepada individu pelaku HKI (inventor, pencipta, pendesain dan sebagainya) sebagai bentuk penghargaan atas hasil karya atau kreativitas seseorang yang berupa hasil teknologi, pengetahuan, seni, sastra, gubahan lagu, karya tulis, karikatur dan lain-lain) yang berguna untuk manusia.  Secara garis besar HKI dibagi menjadi dua bagian, yaitu 1) Hak Cipta (Copyrights) dan 2) Hak Kekayaan Industri (Industrial Property Rights), yang mencakup: Paten (Patent), Desain Industri (Industrial Design), Merek (Trademark), Penanggulangan praktik persaingan curang (Repression of Unfair Competition), Desain tata letak sirkuit terpadu (Layout design of integrated circuit), Rahasia dagang (Trade secret), Perlindungan Varietas Tanaman (Plant Variety Protection).

Anugerah Kekayaan Intelektual Luar Biasa (AKIL) adalah program pemberian penghargaan kepada dosen, peneliti dan masyarakat yang menghasilkan invensi luar biasa yang diprakarsai oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sejak tahun 2009. Selain itu tujuan pemberian AKIL adalah memotivasi para penghasil kekayaan intelektual agar terus konsisten dengan keahliannya untuk menciptakan atau menghasilkan inovasi sehingga dapat berkontribusi pada tumbuhnya industri baru dan meningkatkan daya saing perekonomian nasional. Penyelenggaraan AKIL Tahun 2014 merupakan ajang yang ke-4 kalinya sejak tahun 2009, 2010 dan 2012 yang merupakan hasil kolaborasi lintas lima kementerian yaitu Kementerian Riset dan Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Pertanian.
Pemberian penghargaan tersebut tidaklah mudah didapat oleh pemenang karena harus melalui proses seleksi yang sangat ketat (administratif, dokumentasi maupun presentasi), dan pada tahun 2014 ditetapkan 15 pemenang Anugerah Hak Kekayaan Intelektual Luar Biasa, kategori perlindungan varietas tanaman 5 orang, kategori paten 5 orang, kategori hak cipta bidang ilmu pengetahuan  dan desain industri 2 orang, dan kategori hak cipta karya seni rupa, karya seni pertunjukan, dan permainan interaktif 3 orang. Acara Malam Anugerah Kekayaan Intelektual Luar Biasa Tahun 2014 dilaksanakan pada hari Selasa, 16 Desember 2014 di Auditorium Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi yang dihadiri Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, M. Nasir sekaligus memberikan penghargaan berupa tropi, piagam dan uang tunai sebesar Rp. 250 juta kepada seluruh pemenang.

Kelima pemenang kategori bidang Perlindungan Varietas Tanaman adalah para pemulia berdedikasi tinggi dalam menghasilkan varietas unggul. Dari kelima pemenang 3 diantaranya berasal dari Badan Litbang Pertanian yang juga Pemeriksa PVT periode tahun 2007-2011 yaitu 1). Dr. Muhammad Azrai Lastriyanto; pemulia tanaman serealia (jagung, sorgum dll) dari Balai  Penelitian Tanaman Serealia Puslitbang Tanaman Pangan, 2) Dr. Sudarmadi Purnomo; pemulia tanaman buah (jeruk, mangga, manggis, pepaya, dll) dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian, dan 3) Prof. Dr. Ir. Astanto Kasno; pemulia tanaman kacang-kacangan (kacang tanah, kacang panjang, kacang hijau, kacang buncis dan kacang tunggak) dari Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi. Sedangkan 2 pemenang lainnya berasal dari Institut Pertanian Bogor yang juga anggota Komisi PVT yaitu 4) Prof. Dr. Ir. Sobir; pemulia tanaman buah (jeruk, mangga, manggis, pepaya dll) dan 5) Hajrial Aswidinnoor; pemulia tanaman padi (padi sawah dan padi gogo).

Untuk Pemberiedit AKILan Anugerah Kekayaan Intelektual Luar Biasa bidang perlindungan varietas tanaman tersebut mengacu pada UU No. 12 tahun 1992 tentang Budidaya Tanaman, UU No. 29 tahun 2000 tentang Perlindungan Varietas Tanaman,  UU No. 13 tahun 2010 tentang Hortikultura, dan ditetapkan 5 kategori yaitu: 1). varietas unggul baru yang telah mendapatkan hak PVT dan varietas yang telah terdaftar dan atau dirilis/dilepas; 2). varietas unggul tanaman yang memberi kontribusi positif terhadap pembangunan pertanian; 3). varietas unggul tanaman telah digunakan luas dan terbukti membangkitkan pertumbuhan ekonomi;  4). varietas unggul tanaman menjadi komponen utama dalam pembangunan industri perbenihan dan agribisnis komoditas; 5). varietas unggul tanaman yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan yang sudah dikomersialisasikan secara luas (pengembangan varietas tanaman melalui proses lisensi).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *