BENCHMARCKING IMPLEMENTASI SISTEM MANAJEMEN ANTI SUAP

BENCHMARCKING IMPLEMENTASI SISTEM MANAJEMEN ANTI SUAP

Pusat PVTPP selalu berupaya memperbaiki dan meningkatkan kinerjanya demi memberikan kepuasan kepada pengguna layanan. Salah satunya dengan mendapatkan sertifikasi sistem manajemen mutu ISO 9001:2015 pada tahun 2018, seiring dengan pelaksanaan standar pelayanan publik (SPP) yang menjadi kewajiban setiap unit kerja pelayanan publik.

Sertifikasi ISO 9001:2015 sendiri diharapkan dapat menjadi tools bagi Pusat PVTPP untuk mengelola pelaksanaan pelayanan publik secara lebih profesional sehingga bisa mendapatkan trust dari masyarakat. Sebagai institusi yang memberikan pelayanan perizinan ke masyarakat sangat direkomendasikan untuk menerapkan ISO 37001:2016 tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP). Hal ini sesuai dengan amanat dari Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2016 tentang Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi.
Penerapan SMAP akan membawa organisasi proaktif melakukan pencegahan dan pemberantasan korupsi. Selain itu, SMAP dapat menumbuhkan komitmen dan budaya kerja jujur, transparan, terbuka, dan patuh terhadap peraturan yang berlaku.

Sebagai bagian dari inisiatif melakukan peningkatan pelayanan publik, Pusat PVTPP melakukan benchmarking pelaksanaan SMAP ke Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Surabaya pada tanggal 20 Februari 2019. BBKP Surabaya sebagai bagian dari Badan Karantina Pertanian, BBKP memiliki pengalaman dan prestasi yang baik.

Staf Pusat PVTPP diterima oleh Kepala Bidang Pengawasan dan Penindakan, dra. Latifatul Ainy, M.Si, yang lebih akrab dipanggil dengan Ibu Nain. Beliau menekankan bahwa kunci keberhasilan penerapan sistem manajemen mutu dimulai dari komitmen dan keteladanan pimpinan yang kemudian diinternalisasi secara berkala dan terus-menerus di organisasi melalui komunikasi yang aktif dan persuasif. BBKP Surabaya telah mengintegrasikan dokumen Standar Pelayanan Publik dengan ISO 9001:2015, dan menyusul akan ditambahkan sistem manajemen Zona Integritas, Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), ISO 17025:2017 tentang Persyaratan Umum Kompetensi Laboratorium Pengujian dan Kalibrasi , dan ISO SMAP sehingga menjadi Sistem Manajemen Mutu Terintegrasi.

Ibu Nain mengungkapkan bahwa untuk bisa mengintegrasikan dokumen dari sistem yang sudah berjalan, tahapan yang harus dilalui adalah pembentukan Tim, penyusunan dokumen (dengan ruang lingkup penentuan isu internal dan eksternal untuk menemukan core business, analisis resiko, penyusunan kebijakan yang kemudian dijabarkan dalam sasaran mutu, penyusunan prosedur mutu), audit internal (disarankan dilaksanakan per semester), dan rapat tinjauan manajemen.

Berdasarkan hasil koordinasi ini, Pusat PVTPP akan menindaklanjuti dengan segera mengintegrasikan dokumen SPP dan ISO 9001:2015 serta menyiapkan penyusunan dokumen ISO SMAP dan semoga dapat terwujud sebagai bagian rencana aksi tahun 2019

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *