INILAH 5 HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN PELAKU USAHA BENIH HORTIKULTURA PERORANGAN

INILAH 5 HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN PELAKU USAHA BENIH HORTIKULTURA PERORANGAN

Kementan mendorong investasi dengan terobosan kemudahan berusaha bagi pelaku usaha perorangan. Di bidang perizinan benih hortikultura, pelaku usaha perorangan diperbolehkan melakukan impor dan ekspor benih tanaman dengan jumlah yang dibatasi oleh Peraturan Menteri Pertanian. Hotman Fajar Simanjuntak, ST, MM selaku Kasubbag Layanan Rekomendasi Direktorat Jenderal Hortikultura menuturkan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh pelaku usaha benih hortikultura perorangan yaitu : (1) Pelaku usaha wajib menyerahkan izin Pemasukan/Pengeluaran ke petugas karantina dan instansi yang melaksanakan tugas di bidang Pengawasan dan Sertifikasi Benih, (2) Melaporkan realisasi Pemasukan/Pengeluaran Benih kepada Direktur Jenderal Hortikultura dengan tembusan Kepala PVTPP, (3) Memperhatikan jenis komoditas yang akan diekspor, apakah termasuk tanaman yang dilindungi/langka atau tidak, (4) Memperhatikan dan memastikan jenis komoditas yang akan diimpor maupun di ekspor sesuai dengan Kepmentan No. 141 tahun 2019 (5) Berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Pusat Maupun Dinas Pertanian Setempat. Lince SF Sipayung, SP, MP selaku Kassi Subdit Pengawasan Mutu Benih Ditjen Hortikultura menambahkan bahwa pelaku usaha perorangan atau pemerhati tanaman yang lebih dari dua kali mengajukan ekspor akan diarahkan membentuk Badan Usaha minimal CV karena mengindikasikan permohonan tersebut bukanlah permohonan ekspor benih untuk tujuan hobi, melainkan dengan tujuan komersil. Penjelasan ini disampaikan Hotman dan Lince dalam Workshop dan Sosialisasi Perizinan Benih Hortikultura yang diselenggarakan oleh Pusat Perlindungan Tanaman dan Perizinan Pertanian (Pusat PVTPP) di Hotel Sol Marina, Serpong, tanggal 30 – 31 Juli 2019.

Kepala Pusat PVTPP Prof. Dr.Erizal Jamal, M.Si yang turut hadir membuka acara Workshop dan Sosialiasi Perizinan Benih Tanaman ini menyatakan pentingnya acara pelaku usaha mendapatkan informasi dan memberikan masukan tentang Peraturan Kementan terkait Izin pemasukan dan pengeluaran benih hortikultura agar proses percepatan birokrasi dan penyederhanaan regulasi sesuai amanah Strategi Nasional Pemberantasan Korupsi (Stranas PK) dapat dicapai secara maksimal.

Workshop dan Sosialisasi Perizinan Benih Hortikultura Pusat PVTPP dihadiri oleh 85 peserta pelaku usaha Benih Tanaman yang sebagian besar adalah pelaku usaha perorangan dan badan usaha yang baru merintis usaha di bidang perbenihan tanaman. Hadir pula perwakilan dari Inspektorat Jenderal Kementan, Biro Hukum dan Ditjen terkait Perizinan Benih Tanaman serta Dinas Pertanian Kota Tangerang. Acara ini digelar sejak tanggal 30 Juli 2019 diawali dengan Klinik Konsultasi Pelayanan Perizinan Berusaha dan kemudian dilanjutkan pemaparan materi di hari kedua. Materi yang disampaikan adalah Mekanisme Penerbitan Surat Izin Pemasukan dan Pengeluaran (SIP), Prosedur Karantina terhadap Izin Pemasukan dan Pengeluaran Benih Tanaman Secara Elektronik, Persyaratan Teknis Perizinan Pemasukan dan Pengeluaran Benih Tanaman Hortikultura, Tata Cara Perizinan Berusaha Berusaha Sektor Pertanian dan Workshop Sistem Aplikasi Perizinan Berusaha Bidang Hortikultura, Tanaman Pangan dan Perkebunan.
Keseluruhan materi tentunya sangat bermanfaat bagi pelaku usaha yang hadir karena memberikan informasi yang lebih mendalam dari pemangku kebijakan di Kementan untuk mengakselerasi kemajuan bisnis yang mereka jalani.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *