Momon Rusmono : Peran PVT Strategis dalam Ketersediaan Benih Unggul

Momon Rusmono : Peran PVT Strategis dalam Ketersediaan Benih Unggul

Salah satu strategi peningkatan ketersediaan benih unggul di Indonesia adalah melalui kegiatan pemuliaan tanaman. Untuk merakit varietas unggul, pemulia tanaman tidak saja harus bekerja keras, namun juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit dan waktu yang tidak sebentar. Hal ini menjadi dasar pertimbangan adanya hak perlindungan varietas tanaman (PVT) yang menjadi wujud perhatian Negara dalam melindungi hak kekayaan intelektual pemulia tanaman.

Untuk mendapatkan hak PVT harus melalui pemeriksaan substantif atau yang juga dikenal dengan Uji BUSS (Baru, Unik, Seragam, dan Stabil). Dalam melaksanakan prosedur ini secara independen dan optimal, Pusat PVTPP telah membangun dua kebun pemeriksaan substantif, yaitu untuk tanaman dataran tinggi di Manoko, Lembang dan untuk tanaman dataran rendah di Mojosari, Mojokerto.

Setelah diresmikan pada 8 April 2021, Pusat PVTPP menyelenggarakan kegiatan Pengenalan dan Kunjungan Kebun Pemeriksaan Substantif PVT Dataran Rendah Mojosari pada Selasa 25 Mei 2021. Hadir pada acara ini, Dr. Ir. Momon Rusmono, M.S., Lektor Kepala Politeknik Pembangunan Pertanian/Polbangtan Bogor; Ir. Susanto, M.M, Inspektur I Kementerian Pertanian; Dr. Sudi Mardianto, M.Si., Kepala Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian; dan Kepala UPT-UPT Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian.

Kepala Pusat PVTPP menegaskan bahwa pembangunan kebun pemeriksaan substantif ini merupakan komitmen untuk mengoptimalkan pelaksanaan pemeriksaan substantif dalam rangka mendorong perakitan varietas unggul. Selain itu, untuk memperkuat implementasi PVT di sisi regulasi, Pusat PVTPP berharap dapat merevisi UU No 29 Tahun 2000 tentang PVT dengan masuk ke dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas). Dr. Ir. Momon Rusmono, M.S. merekomendasikan agar Pusat PVTPP menindaklanjuti beberapa isu strategis, seperti percepatan evaluasi peredaran benih dan pembinaan/advokasi mengenai peredaran benih kepada petani. Selain itu, beliau berpesan agar Pusat PVTPP terus meningkatkan fasilitas dan pelayanannya, tak terkecuali untuk Kebun Pemeriksaan Substantif PVT Dataran Rendah Mojosari ini. Acara ini ditutup dengan kegiatan kunjungan lapang untuk melihat fasilitas Kebun Pemeriksaan Substantif PVT Dataran Rendah Mojosari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *