PUSAT PVTPP BERPARTISIPASI PADA PERHELATAN FESTIVAL OF AGRONOMY 2018

PUSAT PVTPP BERPARTISIPASI PADA PERHELATAN FESTIVAL OF AGRONOMY 2018

FoA 2018) dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional tanggal 23-24 September 2018 bertempat di
UPT Agro Techno Park Unej, Ds. Jubung Kec. Sukorambi Kab. Jember, Jawa Timur

FoA menunjukkan bahwa mahasiswa Faperta UNEJ berperan aktif dalam mewujudkan kedaulatan pangan dan pertanian yang berkelanjutan melalui penyelenggaraan Festival of Agronomy (FOA) 2018 yang dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Agronomi (HIMAGRO) Fak Pertanian UNEJ yang bekerjasama dengan Koperasi Benih Kita Indonesia (KOBETA).

Festival yang diselenggarakan dalam rangka Hari Tani Nasional ini mengangkat tema “Perlindungan, Pelestarian, dan Pengembangan Tanaman Lokal berbasis Pertanian Berkelanjutan”. Tema ini dipilih karena HIMAGRO dan KOBETA menganggap sangat penting melestarikan tanaman lokal nusantara untuk mencapai kedaulatan pangan dan mewujudkan pertanian yang berkelanjutan.

Acara ini juga bertujuan untuk mengenalkan berbagai macam tanaman lokal yang dimiliki Indonesia serta masih dapat ditemui keberadaannya. Upaya untuk mewujudkan kemandirian petani atas benih sebagai salah satu dasar event ini diselenggarakan. Dengan demikian perlunya dukungan banyak pihak untuk kembali peduli dan belajar memahami makna pertanian yang mengedepankan kearifan lokal dan budaya serta tidak meninggalkan inovasi yang ada.

Pusat PVTPP mengambil andil sebagai pemateri bersama dengan BB Biogen, BPTP Jawa Timur dan Unej pada workshop dan sarasehan dg tema “Perlindungan, Pelestarian dan Pengembangan Tanaman Lokal berbasis Pertanian Berkelanjutan”

Ancaman Punah Kekayaan Hayati

“Kekayaan keragaman sumber daya genetis hayati di bumi nusantara ini luar biasa, tapi yang sudah punah dan terancam punah sudah sangat banyak, serta sangat meresahkan. Bisa mengancam kemampuan menyediakan pangan dan makin jauh dari harapan kedaulatan pangan kita” demikian disampaikan oleh Romi Abrori, Ketua Koperasi Benih Kita Indonesia (KOBETA). Kondisi semakin parah dengan praktik pertanian yang banyak menggunakan pestisida kimia yang berbahaya, lanjut Romi. Ia juga menegaskan bahwa kesamaan visi misi dengan Himagro dalam mendorong pertanian berkelanjutan dan kedaulatan pangan.

“Yang sejahtera melalui pertanian harus dari hulu ke hilir. Dari mulai petani pemulia benih, petani yang membudidayakan, sampai yang mendistribusikan” tandas Romi dalam sambutan di pembukaan FOA.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *