PUSAT PVTPP SELENGGARAKAN WORKSHOP PENGEMBANGAN APLIKASI IZIN USAHA SEKTOR PERTANIAN TERINTEGRASI OSS

PUSAT PVTPP SELENGGARAKAN WORKSHOP PENGEMBANGAN APLIKASI IZIN USAHA SEKTOR PERTANIAN TERINTEGRASI OSS

Online Single Submission (perizinan berusaha terintegrasi) mulai diberlakukan di seluruh Indonesia sejak tanggal 09 Juli 2018. OSS memiliki karakteristik SATU PORTAL (Nasional), SATU IDENTITAS (NIB), dan SATU FORMAT IZIN (Izin Usaha). Perizinan berusaha diterbitkan berdasarkan komitmen yang harus dipenuhi oleh Pelaku Usaha dan pemenuhan komitmen diselesaikan di K/L dan/atau Pemda.
Dalam perkembangannya saat ini, ada yang sudah terintegrasi, dalam proses integrasi, bahkan ada yang masih pada tahap inisiasi dengan semua K/L yang terkait dan Pemerintah Daerah, di bawah koordinasi Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Dalam kerangka ini, Kementerian Pertanian sebagai salah satu bagian dari OSS, menyelenggarakan workshop untuk mensosialisasikan pengembangan aplikasi izin usaha sektor pertanian terintegrasi OSS pada tanggal 17-18 Juli 2019 di Hotel Swiss-Belhotel Serpong yang dihadiri oleh 120 peserta.
Kegiatan ini diisi dengan beberapa sesi antara lain klinik konsultasi izin usaha, materi dan diskusi, serta workshop. Materi yang disampaikan antara lain Perkembangan Implementasi Integrasi OSS (BKPM), Tata Cara Perizinan Berusaha Sektor Pertanian (Biro Hukum), serta Mekanisme Penerbitan Izin Usaha Obat Hewan Terintegrasi OSS dan Persetujuan Pemenuhan Komitmen (Direktorat Kesehatan Hewan Ditjen PKH). Menutup acara, Pusat PVTPP mengadakan workshop sistem aplikasi perizinan berusaha bidang peternakan yang dipandu oleh pengembang aplikasi, CV Smartsoft.
Narasumber dari BKPM menyampaikan bahwa saat ini telah diluncurkan Aplikasi OSS v. 1.1. yang merupakan penyempurnaan dari versi sebelumnya. Pemyempurnaannya antara lain Redesain Portal OSS, Redesain Aplikasi dan Database OSS, Single Sign On, Perubahan Proses Bisnis, Peningkatan Kapasitas Infrastruktur, dan Peta Digital Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Narasumber dari Biro Hukum menyampaikan bahwa Kementerian Pertanian sudah menerbitkan tiga paket deregulasi perizinan yang kesemuanya berintikan pengintegrasian ke OSS dan penyederhanaan prosedur perizinan, yaitu Permentan 29/2018, Permentan 05/2019, dan Permentan 27/2019.
Pada sesi diskusi dengan narasumber dari Ditjen PKH dan CV Smartsoft, peserta cukup antusias untuk berkonsultasi tentang kendala yang masih dihadapi dalam menggunakan aplikasi OSS. Diharapkan dengan adanya komunikasi dua arah seperti ini, pengguna layanan akan semakin memahami tata cara perizinan sektor pertanian yang terintegrasi OSS dan bagi Pusat PVTPP serta mitra kerja tentu kegiatan semacam ini dapat menjadi ajang menjaring masukan atas implementasi OSS.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *