SIARAN PERS RAPAT KERJA PUSAT PVTPP TA. 2016 – 2017,“Menuju Pelayanan PVT dan Perizinan Pertanian PRIMA”

SIARAN PERS RAPAT KERJA PUSAT PVTPP TA. 2016 – 2017,“Menuju Pelayanan PVT dan Perizinan Pertanian PRIMA”

Pers Release,

Jakarta 22 Desember 2016

  1. Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (Pusat PVTPP) mempunyai mandat melaksanakan amanat Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2000 tentang Perlindungan Varietas Tanaman. Selain itu, pada Permentan Nomor 43/Permentan/OT.010/8/2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pertanian ditegaskan pula bahwa tugas pokok dan fungsi Pusat PVTPP adalah melaksanakan pengelolaan perlindungan dan pendaftaran varietas tanaman, serta pelayanan perizinan dan rekomendasi teknis pertanian.
  2. Perlindungan Varietas Tanaman, yang mencakup Perlindungan Varietas Tanaman dan Pendaftaran Varietas Hasil Pemuliaan, Varietas Lokal, serta Varietas Hortikultura, di masa mendatang akan memiliki posisi yang semakin strategis sejalan dengan pengembangan industri perbenihan di dalam negeri. Jajaran Pusat PVTPP diharapkan melihat hal ini dalam tataran yang lebih luas mulai dari pengembangan plasma nutfah sampai dengan digunakannya benih oleh petani. Upaya perlindungan, pelepasan, serta pendaftaran varietas tanaman pada ujungnya terkait erat dengan ekonomi dan bisnis perbenihan. Oleh karena itu, beragam dimensi yang terkait pada tataran masyarakat internasional maupun industri benih dalam negeri perlu diperhatikan dengan seksama. Upaya koordinasi yang intensif dengan semua pemangku kepentingan terkait perlu semakin digalakkan untuk menjadikan benih dan bibit sebagai tulang punggung utama dalam memacu upaya peningkatan produksi pertanian ke depan.
  3. Pada lingkup perizinan pertanian, upaya untuk terus dapat memberikan kemudahan dan kecepatan pelayanan yang dikembangkan melalui sistem online yang mengait erat dengan koordinasi dan sinkronisasi dengan para pihak terkait lingkup Kementerian Pertanian. Mengawali rapat kerja ini telah dilakukan serangkaian focus group discussion (FGD) dengan para pihak terkait di lingkup internal dan eksternal Kementerian Pertanian. Melalui FGD ini telah dipetakan proses perizinan dalam upaya percepatan dan penyederhanaan proses. Ditargetkan awal tahun depan semua pelayanan sudah online dan pelayanan tatap muka hanya untuk pendampingan, bimbingan dan layanan pengaduan.
  4. Berdasarkan pengalaman Pusat PVTPP dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan mempertimbangkan tantangan di masa yang akan datang, masih banyak upaya perbaikan yang perlu dilakukan agar unit kerja ini mampu memberikan pelayanan terbaik. Upaya perbaikan ini perlu diawali dengan pemetaan terhadap posisi pelayanan saat ini serta target ke depan yang harus dipahami oleh seluruh jajaran Pusat PVTPP serta mitra kerja yang terkait.
  5. Rapat Kerja Pusat PVTPP TA 2016-2017 digagas sebagai media evaluasi dan perumusan upaya perbaikan menuju pada pelayanan PRIMA ke depan dengan menghadirkan narasumber dari pihak internal Pusat PVTPP dan eksternal (Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian) serta dihadiri oleh seluruh pegawai Pusat PVTPP dan mitra kerja terkait lingkup Kementerian Pertanian, secara keseluruhan berjumlah 120 orang. Pelayanan PRIMA merupakan target yang ingin dicapai Pusat PVTPP, bermakna pelayanan diberikan secara profesional dan berintegritas, yang dilakukan dengan pola responsif, maksimal, dan antisipatif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *