Pendaftaran Pestisida

DASAR HUKUM 

Pendaftaran Pestisida dapat dilakukan secara online melalui http://simpel.pertanian.go.id

Peraturan terkait perizinan pestisida Permentan nomor 43 tahun 2019 tentang Pendaftaran Pestisida

BAGAN ALUR 

ALUR PESTISIDA

 

 

 

 

 

 

 

PERSYARATAN PENDAFTARAN PESTISIDA

IZIN PERCOBAAN 

  1. Nomor Induk Berusaha (NIB)
  2. Akta pendirian dan perubahannya;
  3. Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)/Tanda Daftar Usaha Perdagangan (TDUP) Pestisida;
  4. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  5. Surat keterangan domisili perusahaan;
  6. Kartu Tanda Penduduk (KTP)/kartu identitas penanggung jawab perusahaan;
  7. Pernyataan yang berhak menandatangani surat dalam rangka pendaftaran dan perizinan;
  8. Sertifikat merek/bukti pendaftaran merek;
  9. Surat jaminan suplai Formulasi/Bahan Aktif/Bahan Teknis dari pemasok Formulasi/Bahan Aktif/Bahan Teknis dan/atau akses data pendaftaran dari Pemasok Formulasi/Bahan Aktif/Bahan Teknis (Letter of Access) bagi yang tidak memproduksi sendiri dan/atau Letter of Authorization bagi yang memproduksi sendiri;
  10. Surat pernyataan sesuai dengan format 2 sebagaimana tercantum dalam Lampiran XIII Permentan No. 39 Tahun 2015;
  11. Surat izin produksi dari badan yang berwenang tentang pembuatan Bahan Aktif/Bahan Teknis (manufacturing license) yang dikeluarkan oleh badan yang berwenang di negara asal;
  12. Formulir Pendaftaran Pestisida yang telah diisi;
  13. Sertifikat analisis (certificate of analysis/COA) dari laboratorium uji mutu;
  14. Sertifikat komposisi formulasi (certificate of composition/COC) dari pembuat Formulasi/produsen asal.
  15. Surat izin usaha Industri TDI/Surat keterangan kerja sama produksi

Izin Tetap

  1. Formulir Pendaftaran pestisida yang telah diisi
  2. SK Izin Percobaan
  3. Surat Permohonan
  4. Sertifikat hasil analisis uji mutu, kecuali feromon dan atraktan
  5. Untuk pengelolaan tanaman, hasil pengujian efikasi terhadap organisme sasaran sesuai ketentuan yang berlaku dan dilaksanakan pada 2 (dua) lokasi sentra komoditi berbeda) untuk masing-masing organisme sasaran kecuali ZPT, feromon, atraktan, dan rodentisida; 1 (satu) unit pengujian efikasi hanya untuk 1 (satu) komoditi dan 1 (satu) organisme sasaran
  6. Laporan hasil uji toksisitas akut oral dan akut dermal, kecuali untuk Pestisida biologi, ZPT, feromon, dan atraktan; laporan hasil uji toksisitas lingkungan untuk komoditas padi sawah
  7. Hasil pengujian antagonis untuk pendaftaran Formulasi Pestisida berbahan aktif majemuk bidang Penggunaan pengelolaan tanaman, kecuali ZPT, Pestisida biologi, feromon, atraktan dan rodentisida
  8. Sertifikat hasil analisa formulasi dari pabrik (Certificate of Analysis/COA)
  9. Sertifikat komposisi formulasi
  10. Tanda bukti pembayaran SSBP
  11. Izin Usaha Industri (IUI)/Tanda Daftar Industri (TDI)/kerja sama produk

PROSEDUR

Registrasi Aktivasi

  1. Buka link simpel.pertanian.go.id lalu pilih menu PESTISIDA. Klik Menu REGISTRASI.
  2. Isi data perusahaan dan alamat email yang aktif untuk mendapatkan password lalu klik SIMPAN.
  3. Login menggunakan username alamat email yang didaftarkan dan password yang dikirimkan ke email terdaftar.
  4. Pilih menu PERUSAHAAN, klik menu edit (ikon ) untuk melengkapi data pemohon, klik SIMPAN.
  5. Upload persyaratan administrasi yang sudah disediakan pada system di Scan berwarna dan di upload sesuai asli.
  6. Pada menu PERUSAHAAN ubah status dengan klik TIDAK AKTIF, Pilih modul permohonan pestisida untuk proses aktifasi dengan melakukan check box, lalu klik KIRIM
  7. Untuk aktivasi akun, pemohon dapat mendatang loket Padu Satu atau telp hunting PPVTPP subbidang Pestisida.
  8. Bila sudah sesuai akun akan diaktifkan dan pemohon sudah menerima Hak Akses dan dapat mengajukan permohonan secara

Pengajuan Permohonan Pendaftaran  Pestisida

Izin Percobaan

  1. Pemohon mengajukan permohonan secara tertulis kepada Menteri Pertanian melalui Kepala Pusat PVTPP dengan dilampiri persyaratan administrasi
  2. Kepala Pusat PVTPP dalam jangka waktu paling lama 3 (tiga) hari kerja setelah menerima permohonan pendaftaran pestisida secara lengkap, selesai memeriksa kelengkapan dan kebenaran persyaratan administrasi dan memberikan jawaban menerima atau menolak permohonan tersebut
  3. Permohonan diterima apabila telah memenuhi persyaratan administrasi selanjutnya oleh Kepala Pusat PVTPP disampaikan kepada Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (Dirjen PSP) untuk dilakukan penilaian teknis
  4. Direktur Jenderal PSP dibantu oleh Komisi Pestisida melalui Tim Teknis Evaluasi Pendaftaran Pestisida melakukan penilaian teknis secara periodik paling sedikit sekali dalam 1 (satu) bulan.
  5. Dirjen PSP atas nama Menteri Pertanian dalam jangka waktu paling lambat 20 (hari) hari kerja menerbitkan Surat Keputusan izin percobaan yang ditetapkan dengan Keputusan Menteri Pertanian dan disampaikan kepada Kepala Pusat PVTPP
  6. Kepala Pusat PVTPP dalam jangka waktu paling lama 2 (dua) hari kerja sejak diterimanya Keputusan Menteri Pertanian telah disampaikan kepada pemohon.
  7. Pemohon yang sudah mendapatkan izin percobaan harus menyediakan contoh pestisida.
  8. Contoh Pestisida yang diambil diserahkan kepada Direktur Jenderal untuk disegel guna keperluan uji mutu, uji toksisitas, uji antagonis, dan/atau uji efikasi
  9. Pengambilan contoh untuk pengujian mutu dilakukan oleh petugas pengambil contoh (PPC).

Izin Tetap

  1. Pemohon mengajukan permohonan izin tetap secara tertulis kepada Menteri Pertanian melalui Kepala Pusat PVTPP dengan dilampiri persyaratan administrasi dan laporan hasil uji mutu, uji toksisitas, uji antagonis, uji efikasi.
  2. Kepala Pusat PVTPP dalam jangka waktu paling lama 3 (tiga) hari kerja setelah menerima permohonan pendaftaran pestisida secara lengkap, selesai memeriksa kelengkapan dan kebenaran persyaratan administrasi dan memberikan jawaban menerima atau menolak permohonan tersebut
  3. Permohonan diterima apabila telah memenuhi persyaratan administrasi selanjutnya Kepala Pusat PVTPP menyampaikan kepada Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (Dirjen PSP) untuk dilakukan evaluasi teknis pendaftaran pestisida
  4. Dirjen PSP melakukan evaluasi penilaian teknis permohonan pendaftaran izin tetap Pestisida, yang pelaksanaannya dilakukan oleh Tim Teknis Evaluasi Pendaftaran Pestisida.
  5. Hasil evaluasi Pendaftaran Izin Tetap Pestisida selanjutnya dibahas pada rapat pleno Komisi Pestisida pada periode per 3 bulan.
  6. Hasil rapat pleno pembahasan izin tetap, komisi pestisida mengusulkan untuk menunda, menolak atau menerima permohonan pendaftaran.
  7. Penundaan dan penolakan Pendaftaran Izin Tetap Pestisida diberitahukan kepada pemohon oleh Dirjen PSP melalui Kepala Pusat PVTPP disertai alasannya.
  8. Pemohon harus memenuhi kelengkapan penundaan sampai 5 (lima) hari kerja sebelum rapat tim teknis evaluasi pendaftaran Pestisida periode berikutnya.
  9. Apabila dalam jangka waktu 5 (lima) hari kerja sebelum rapat tim teknis evaluasi pendaftaran Pestisida periode berikutnya, pemohon belum memenuhi kelengkapan penundaan, permohonan dianggap ditarik kembali
  10. Apabila hasil evaluasi Komisi Pestisida menolak pembahasan evaluasi Pendaftaran Izin Tetap Pestisida, Dirjen PSP melalui Kepala Pusat PVTPP dalam jangka waktu paling lama 7 (tujuh) hari kerja telah menyampaikan penolakan kepada pemohon dengan disertai alasan penolakannya.
  11. Pemohon setelah menerima pemberitahuan penolakan pendaftaran izin tetap pestisida dapat memberikan tanggapan kepada Dirjen PSP melalui Kepala Pusat PVTPP.
  12. Tanggapan Evaluasi penolakan Pendaftaran Izin Tetap Pestisida oleh Dirjen PSP disampaikan kepada Komisi Pestisida untuk dibahas dalam Rapat Pleno berikutnya.
  13. Apabila hasil evaluasi Komisi Pestisida menerima hasil pembahasan pendaftaran izin tetap pestisida, Ketua Komisi Pestisida mengusulkan kepada Menteri Pertanian untuk memberikan persetujuan nomor pendaftaran dan izin Pestisida.
  14. Menteri Pertanian dalam jangka waktu paling lama 90 (sembilan puluh) hari kerja sejak menerima usulan ketua Komisi Pestisida telah memutuskan menerima atau menolak.
  15. Keputusan menerima hasil usulan ketua Komisi Pestisida untuk diberikan nomor pendaftaran dan izin Pestisida yang ditetapkan dengan Keputusan Menteri Pertanian yang selanjutnya disampaikan kepada pemohon melalui Kepala Pusat
  16. Keputusan menolak hasil usulan dari Ketua Komisi Pestisida disampaikan kepada pemohon melalui Dirjen PSP.
  17. Dirjen PSP menyampaikan hasil keputusan penolakan

BIAYA PENDAFTARAN PESTISIDA

PP tarif nomor 35 tahun 2016 Izin Percobaan per permohonan : Rp.2.000.000 dan Izin tetap/ulang per permohonan : Rp.6.000.000

JANGKA WAKTU PENYELESAIAN PROSEDUR

Pengajuan permohonan Pendaftaran Pestisida terdisi dari

  • Izin Percobaan : Pusat PVTPP selama 3 hari kerja, Tim teknis melakukan rapat evaluasi pendaftaran  1 bulan sekali, Direktorat Jenderal PSP selama 20 hari kerja
  • Izin Tetap : Pusat PVTPP selama 3 hari kerja, Ditjen PSP selama 3 bulan dan Menteri Pertanian selama 90 hari kerja